Motor batangan lebih nyaman dari pada matic

31 01 2012

sepeda motor matic selama ini lebih cenderung dianggap sebagai kendaraan fungsional, yang menonjolkan sisi kenyamanan penggunanya. Tapi menurut AW dalam beberapa kasus motor sport ternyata dapat “melebihi” motor matic dalam hal kenyamanan.

Pada medan perkotaan yang memiliki jalan mulus namun dihantui kemacetan, sepertinya memang motor matic lah pilihan paling rasional.

Tapi untuk daerah pelosok negeri macam tempat kerja AW, yang jalan-jalan penghubung antar desanya jauh dari kata bagus -apalagi mulus:(- menggunakan motor matic untuk kendaraan operasional rasanya sangat tidak nyaman. Kombinasi jalan berlubang, lumpur (kalau musim ujan), kerikil-kerikil lepas, membuat naik motor matic seperti naik kapal mau karam, mudah diombang ambingkan gelombang liar jalanan (lebay :p).

Tapi kalau naik motor sport batangan dimedan begitu sensasinya luar biasa masbrow. Apalagi kalo shockbraker nya masih kinyis-kinyis (minjem istilah bro asmarantaka).

So, Bicara kenyamanan berkendara tak selamanya matic juara.

Iklan




Motor batangan lebih nyaman dari pada matic

31 01 2012

sepeda motor matic selama ini lebih cenderung dianggap sebagai kendaraan fungsional, yang menonjolkan sisi kenyamanan penggunanya. Tapi menurut AW dalam beberapa kasus motor sport ternyata dapat “melebihi” motor matic dalam hal kenyamanan.

Pada medan perkotaan yang memiliki jalan mulus namun dihantui kemacetan, sepertinya memang motor matic lah pilihan paling rasional.

Tapi untuk daerah pelosok negeri macam tempat kerja AW, yang jalan-jalan penghubung antar desanya jauh dari kata bagus -apalagi mulus:(- menggunakan motor matic untuk kendaraan operasional rasanya sangat tidak nyaman. Kombinasi jalan berlubang, lumpur (kalau musim ujan), kerikil-kerikil lepas, membuat naik motor matic seperti naik kapal mau karam, mudah diombang ambingkan gelombang liar jalanan (lebay :p).

Tapi kalau naik motor sport batangan dimedan begitu sensasinya luar biasa masbrow. Apalagi kalo shockbraker nya masih kinyis-kinyis (minjem istilah bro asmarantaka).

So, Bicara kenyamanan berkendara tak selamanya matic juara.





Berharap AHM keok di 2012

26 01 2012

Hidup itu seperti roda yang terus berputar kadang di atas kadang di bawah.

Musim pun begitu ada musim hujan, ada musim kemarau. Ada siang, ada juga malam. Semua itu menjadikan alam tempat kita tinggal ini seimbang, tidak ada yang berlebihan dan tidak pula kekurangan… Subhanaulloh…

Lha… Hubungannya apa sama AHM dan YMII?

Begini, sudah kita ketahui semua kalau tahun 2011 jadi tahunnya honda, sekaligus tahun “tertindasnya” yamaha. :D. Hal ini menyebabkan posisi yamaha kian terjepit. Market share jadi saiprit. Pengeluaran pun harus irit.

Nah, kalau hal ini terjadi lagi di tahun ini dan tahun depan, alamat, bersiaplah dengan honda yang tak terjamah dominasinya. Kemudian sedikit mengendurkan inovasi-inovasinya, konsumen pun makin merana dihadapkan produk yang begitu-begitu saja :(.

Jadi AW pikir mudah-mudahan tahun ini bisa jadi tahun kebangkitan yamaha, suzuki, kawasaki, bajaj, ataupun TVS supaya roda dapat terus berputar, ide kreatif APM terus muncul, dan gairah kompetisi pun tetap membara.

Kalau sudah begitu, konsumen juga yang untung to?.





Motor sebagai prestise, atau sekedar alat transportasi?

1 10 2011

Baru-baru ini A.W ngobrol tentang pesta pernikahan sama pacar (padahal nikahnya juga ga tau kapan) :D, ternyata ada perbedaan budaya diantara kami berdua.

Jika di daerah A.W pesta pernikahan bukanlah ajang untuk menghamburkan uang, tidak perlu mewah dan memaksakan diri jika tidak mampu membuat pesta superr mahal. Tapi sangat berbeda dengan tradisi di tempat pacar A.W, di sana pesta pernikahan memiliki standar budget tertentu. Apalagi jika pihak wanita anak orang terpandang atau berpendidikan tinggi.

So, pernikahan seperti ajang menunjukkan siapa yang lebih terpandang di kampung tersebut. Hmm., ternyata nikah pun bisa jadi penunjuk strata sosial ya…

cdn-u.kaskus.us/40/ldtjjfik.jpg

Meski kampung A.W dan pacar berbeda tradisi ternyata ada yang sama.,. “menganggap kendaraan bermotor lebih dari sekedar alat transportasi”…yah., jadi sebuah prestise. Jadi tiap keluarga “berlomba-lomba” membeli mobil bagus atawa membelikan anak tercinta dengan motor-motor mahal.

Jadi jangan harap motor-motor baru yang belum memiliki reputasi semacam bajaj atawa tvs bisa berkembang pesat. Karena kedua produk indihe tersebut dianggap sebagai motor murahan. :),makanya cuma orang-orang macam ane aja yang “berani” beli tu motor. 😀 Mungkin ini juga terjadi di daerah-daerah lain di negeri ini. Ternyata sesuatu yang dianggap “biasa” di satu tempat, bisa jadi prestise di tempat lain.

So, How about your city?





Ketika mario teguh bicara safety riding

30 09 2011

Pagi ini tak sengaja A.W baca status fb pak mario teguh. Isinya luar biasa.

“Hari-hari terakhir ini kita dibuat semakin tersadar, bahwa banyak sekali saudara dan sahabat kita yang terluka dan meninggal karena kecelakaan angkutan umum.

Marilah kita membijakkan diri dalam menggunakan kendaraan, mematuhi tuntunan keselamatan, dan tidak memaksakan diri bepergian dalam keadaan yang beresiko.

Sambil menunggu para pemimpin memperbaiki keadaan, marilah kita bekerja keras dalam kejujuran, agar setiap jiwa Indonesia menjadi mampu memiliki atau menggunakan alat dan sarana transportasi yang aman.

Tuhan kami Yang Memberikan Rezeki, Perbaikilah rezeki saudara dan sahabat kami, agar kami mampu membiayai perjalanan dan transportasi yang lebih aman bagi keluarga kami tercinta. Perbaikilah kepemimpinan dan pengelolaan kehidupan bangsa kami, agar berita-berita yang kami dengar – lebih membahagiakan dari pada menyedihkan.”

Amiin..





Jejak Pertama

29 09 2011

Bersama goresan pertamaku di belantara maya ini, aku juga memulai awal baru dalam perjalanan hidupku. Sekarang aku telah resmi menyandang gelar S.Pd… Ahh… Gelar apa itu?

Mungkin bagi banyak orang gelar yang dianggap sepele, murahan. Tapi tidak untuk aku dan keluargaku, aku menjadi satu-satunya harapan keluarga (untuk saat ini) untuk “mikul duwur, mendem jeru”, mengangkat martabat keluarga setinggi-tingginya dan mengubur mengubur sedalam-dalamnya aib/kekurangan keluarga.

Karena sekarang kesibukan tidak seperti waktu kuliah (masih menunggu wisuda) maka banyak waktu yang ku habiskan untuk sekedar browsing di internet, sampai akhirnya jadi pembaca & komentator di blog-blog otomotif. Sebenarnya aku samasekali tidak memiliki background otomotif apalagi tulis-menulis, tapi karena kecintaan dengan tunggangankulah yang membuat aku selalu tertarik untuk selalu mengikuti perkembangan dunia otomotif, khususnya roda 2. Dan bahkan sekarang tertarik untuk nulis sendiri di blog asal-aaalan ini. Karena itu, sekalipun sekarang mencoba menulis di blog jangan diharap sebaik dan se-profesional blogger-blogger otomotif lain. Maafkan juga kalau tulisanku sangat kaku dan tak elok dibaca, maklum sajalah masih bloger pemula, bukankah belajar naik motorpun musti tersendat-sendat dulu.

So, mudah-mudahan tulisanku dinlog ini ada yang membaca, sekalipun tidak, insyaAllah aku tetap berkomitmen untuk menulis, hitung-hitung sebagai warisan buat anak cucu. 🙂

Ah tulisan kok ngalor ngidul ga jelas. biarlah, yang penting ku mulai sajalah dengan bismillah. Bismillah hirohman nirrohim.
Semoga tulisan-tulisanku selanjutnya bermanfaat.
amiin.

A.W